|
1.
1.
4.
Seorang Pramuka tidak akan mengelakkan suaatu tanggungjawab dengan suatu alasan
yang dicari-cari,
5.
Usaha agar Pramuka itu satu dalam kata dan
perbuatannya.
Pendidikan kepramukaan adalah proses pendidikan
yang praktis, di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga yang
dilakukan di alam terbuka dalam bentuk kegiatan yang menarik,menantang,
menyenangkan, sehat, teratur dan terarah dengan menerapkan Prinsip Dasar
kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya adalah terbentuknya
watak kepribadian dan akhlak mulia.
Gerakan Pramuka mendidik kaum muda Indonesia
dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya
diserasikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat
Indonesia agar menjadi manusia Indonesia yang lebih baik, dan anggota
masyarakat Indonesia yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara.
Prinsip Dasar Kepramukaan
(1) Prinsip Dasar Kepramukaan
adalah:
a. Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
b. Peduli terhadap bangsa dan tanah air,
sesama hidup dan alam seisinya.
c. Peduli terhadap diri pribadi.
d. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.
(2) Prinsip dasar kepramukaan
sebagai norma hidup sebagai anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan
ditumbuhkembangkan kepada setiap peserta didik melalui proses penghayatan oleh
dan untuk diri pribadi dengan bantuan para Pembina, sehingga pelaksanaan dan
pengalamannya dapat dilakukan dengan inisiatif sendiri, penuh kesadaran,
kemandirian, kepedulian, tanggungjawab serta keterikatan moral, baik sebagai
pribadi maupun sebagai anggota masyarakat.
(3) Pada hakekatnya anggota
Gerakan Pramuka wajib menerima Prisip Dasar Kepramukaan, dalam arti:
a. Menaati perintah Tuhan Yang Maha Esa dan
menjauhi laranganNya serta beribadah sesuai tata cara dari agama yang
dipeluknya.
b. Memiliki kewajiban untuk menjaga dan
melestarikan lingkungan sosial, memperkokoh persatuan, serta menerima
kebinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
c. Memerlukan lingkungan hidup yang bersih
dan sehat agar dapat menunjang dan memberikan kenyamanan dan kesejahteraan
hidup dan karenanya setiap anggota Gerakan Pramuka wajib peduli terhadap
lingkungan hidup dengan cara menjaga, memelihara dan menciptakan kondisi yang
lebih baik.
d. Mengakui bahwa manusia tidak hidup
sendiri, melainkan hidup bersama berdasarkan prinsip peri-kemanusiaan yang adil
dan beradab dengan makhluk lain ciptaan Tuhan, khususnya dengan sesama manusia.
e. Memahami prinsip diri pribadi untuk
dikembangkan dengan cerdas guna kepentingan masa depan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
Metode Kepramukaan
Adalah suatu cara memberikan pendidikan
watak kepada peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Pendidikan kepramukaan
merupakan proses belajar mandiri yang progresif bagi kaum muda untuk
mengembangkan diri pribadi seutuhnya, meliputi aspek mental, moral, spiritual,
emosional, sosial, intelektual dan fisik, baik bagi individu maupun sebagai
anggota masyarakat maka dibutuhkan suatu Metoda /ketentuan khusus yang kita
sebut Metoda Kepramukaan.
Metode Kepramukaan pada hakekatnya tidak dapat
dilepaskan dari Prinsip Dasar Kepramukaan yang keterkaitanya keduanya terletak
pada pelaksanaan Kode Kehormatan Pramuka. PDK (Prinsip Dasar Kepramukaan) dan
MK (Metode Kepramukaan ) harus dilaksanakan secara terpadu, keduanya harus
berjalan seimbang dan saling melengkapi. Setiap unsur pada Metode Kepramukaan
merupakan subsistem tersendiri yang memiliki fungsi pendidikan spesifik, yang
secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat dan menunjang tercapainya
tujuan pendidikan kepramukaan.
Metode kepramukaan merupakan salah cara belajar
interaktif progresif melalui:
a. Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka.
b. Belajar sambil melakukan.
c. Sistem beregu.
d. Kegiatan yang menantang dan menarik serta
mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani
anggota muda.
e. Kegiatan di alam terbuka.
f. Kemitraan dengan anggota dewasa
dalam setiap kegiatan.
g. Sistem tanda kecakapan.
h. Sistem satuan terpisah untuk putra dan
untuk putri.
i. Kiasan dasar.
Kesimpulan :
a. PDK dan MK merupakan
ciri khas yang membedakan kepramukaan dari pendidikan lain.
b. PDK dan MK merupaka dua
unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
c. PDK dan MK dilaksanakan
sesuai dengan kepentingan, kebutuhan situasi dan kondisi masyarakat.
1. Sistem pendidikan
dalam Gerakan Pramuka berlandaskan Sistem Among.
2. Sistem Among
merupakan proses pendidikan yang membentuk anggota Gerakan Pramuka berjiwa
merdeka, disiplin, dan mandiri dalam kerangka saling ketergantungan antar
manusia.
3. Pendidikan
Kepramukaan jika ditinjau dari hubungan antara anggota dewasa dengan anggota
muda bersendikan Sistem Among.
4. Sistem Among pada
Gerakan Pramuka berarti mendidik anggota Gerakan Pramuka menjadi insan merdeka
jasmani, rohani dan pikirannya, disertai rasa tanggung jawab dan kesadaran akan
pentingnya bermitra dengan orang lain.
5. Sistem Among
mewajibkan anggota Gerakan Pramuka melaksanakan prinsip-prinsip kepemimpinan
sebagai berikut:
a. Ing ngarso sung tulodo, maksudnya di
depan menjadi teladan.
b. Ing madya mangun karso, maksudnya di
tengah membangun kemauan.
c. Tut wuri handayani, maksudnya dari
belakang memberi dorongan dan pengaruh yang baik kea rah kemandiriaan.
6. Dalam
melaksanakan tugasnya anggota dewasa wajib bersikap dan berperilaku
berdasarkan:
a. kasih-sayang, kejujuran, keadilan,
kepatutan, kesederhanaan, kesanggupan berkorban dan rasa kesetiakawanan sosial.
b. Disiplin disertai inisiatif dan tanggung
jawab terhadap diri sendiri, sesama manusia, negara dan bangsa, alam dan
lingkungan hidup, serta bertanggung-jawab kedada Tuhan Yang Maha Esa.
7. Hubungan anggota
dewasa dengan anggota muda merupakan hubungan khas, yaitu setiap aggota dewasa
wajib memperhatikan perkembangan anggota muda secara pribadi agar pembinaan
yang dilakukan sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka.
8. Anggota dewasa
berupaya secara bertahap menyerahkan pimpinan kegiatan sebanyak mungkin kepada
anggota muda, untuk selanjutnya anggota dewasa secara kemitraan memberi
semangat, dorongan dan pengaruh yang baik.
MOTTO GERAKAN PRAMUKA
Motto
Gerakan Pramuka merupakan bagian terpadu proses pendidikan untuk mengingatkan
setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap megikuti kegiatan berarti
mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka.
Motto
Gerakan Pramuka adalah “ SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN “
Manfaat
Motto Gerakan Pramuka terhadap Jiwa anggota Pramuka, antara lain :
1.
Menanamkam
rasa percaya diri.
2.
Menambah
semangat pengabdian pada masyarakat, bangsa dan negara.
3.
Siap
mengamalkan Satya dan Darma Pramuka.
4.
Rasa
bangga sebagai Pramuka.
5.
Memiliki
Buadaya Kerja yang dilandasi pengabdiannya.
Motto
Gerakan Pramuka wajib dihayati dan selalu diingat bagi anggota Pramuka dalam
merealisasikan pengamalan Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari hari.
Untuk
meningkatkan kebanggaan dan kekompakan dalam satuan Gerakan Pramuka (mis.
Ambalan), disamping wajib menggunakan Motto Gerakan Pramuka juga diperbolehkan
membuat motto Satuan di satuan masing-masing.
Kiasan Dasar adalah ungkapan yang digunakan secara
simbolik dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan.
1.
Penggunaan
Kiasan Dasar, sebagai salah satu unsur terpadu dalam pendidikan kepramukaan,
dimaksudkan untuk mengembangkan imajinasi, sesuai dengan usia dan perkembangan,
yang mendorong kreatifitas dan keikutsertaan peserta didik dalam setiap
kegiatan pendidikan kepramukaan.
2.
Bahwa
Kegiatan pendidikan kepramukaan harus dikemas dalam Kiasan Dasar yang menarik,
menantang, dan merangsang, disesuaikan dengan minat, kebutuhan, situasi dan
kondisi anggota muda.
3.
Selanjutnya
Kiasan Dasar disusun dan dirancang untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan
kepramukaan untuk setiap golongan serta merupakan salah satu unsur dalam Metode
Kepramukaan yang pelaksanaannya harus tidak memberatkan anggota muda tetapi
malah dapat memperkaya pengalaman.
Setiap Penyelenggaraan Kepramukaan dikemas dengan
menggunakan Kiasan Dasar yang dapat bersumber pada sejarah perjuangan dan
budaya bangsa. Kata-kata penting dalam sejarah perjuangan dan budaya bangsa
Indonesia digunakan secara sitematis seperti dalam pembagian golongan,
tingkatan-tingkatan dan pengelompokan serta kegiatan Kepramukaan.
Kiasan Dasar adalah ungkapan yang digunakan secara
simbolik dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan.
1.
Penggunaan
Kiasan Dasar, sebagai salah satu unsur terpadu dalam pendidikan kepramukaan,
dimaksudkan untuk mengembangkan imajinasi, sesuai dengan usia dan perkembangan,
yang mendorong kreatifitas dan keikutsertaan peserta didik dalam setiap
kegiatan pendidikan kepramukaan.
2.
Bahwa
Kegiatan pendidikan kepramukaan harus dikemas dalam Kiasan Dasar yang menarik,
menantang, dan merangsang, disesuaikan dengan minat, kebutuhan, situasi dan
kondisi anggota muda.
3.
Selanjutnya
Kiasan Dasar disusun dan dirancang untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan
kepramukaan untuk setiap golongan serta merupakan salah satu unsur dalam Metode
Kepramukaan yang pelaksanaannya harus tidak memberatkan anggota muda tetapi
malah dapat memperkaya pengalaman.
Setiap Penyelenggaraan Kepramukaan dikemas dengan
menggunakan Kiasan Dasar yang dapat bersumber pada sejarah perjuangan dan
budaya bangsa. Kata-kata penting dalam sejarah perjuangan dan budaya bangsa
Indonesia digunakan secara sitematis seperti dalam pembagian golongan,
tingkatan-tingkatan dan pengelompokan serta kegiatan Kepramukaan.
VISI
“Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan
solusi handal masalah-masalah kaum muda"
MISI
1. Mempramukakan kaum muda
Yang dimaksud dengan mempramukakan tidak berarti
bahwa seluruh kaum muda itu dimasukkan sebagai anggota Gerakan Pramuka tetapi
lebih pada tataran jiwa dan prilaku kaum muda yang sesuai dengan pramuka
sebagai bagian dari masyarakat indonesia.
2. Membina anggota yang berjiwa dan berwatak
Pramuka, berlandaskan iman dan taqwa (Imtaq) serta selalu mengikuti
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)
Bahwa semua sendi program pendidikan yang
dilaksanakan Gerakan Pramuka harus dilandaskan pada Iman dan taqwa dan selalu
mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga apapun yang
dilakukan perlu mengikuti perkembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pada
eranya.
3. Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang
memiliki jiwa bela negara
Gerakan pramuka memiliki salah satu tugas yakni
menyiapkan kader bangsa sehingga diperlukan adanya pendidikan yang khusus.
Untuk itu, karena disadari bahwa perlunya pendidikan bela negara sebagai bagian
dari kebutuhan bangsa dan negara.
4. Menggerakkan anggota dan organisasi Gerakan
Pramuka agar peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah kemasyarakatan.
Hal ini dilakukan untuk memantapkan jati diri
Gerakan Pramuka melalui kode kehormatannya dan sekaligus sebagai pencerminan
anggota Pramuka yang tanggap terhadap permasalahan pada lingkungan sekitarnya.
Untuk
pengetahuan umum nya silakan masuk ....
Makasih
buat pramuka neet
|
a |
|
|
Sabtu, 25 Februari 2012
Pengetahuan Dasar Kepramukaan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar